Pemanfaatan Pati Umbi Talas (Colocasia Esculenta L.) Sebagai Bahan Pembuatan Bioplastik
Main Article Content
Bioplastik menjadi salah satu alternatif pengunaan plastik yang ramah lingkungan karena mudah terurai. Pada penelitian ini digunakan pati umbi talas (Colocasia esculenta L.) dengan campuran asam sitrat, plasticizer gliserol, sedangkan Fillernya clay dan chitosan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bentuk fisik bioplastik, kuat tarik (tensile strength) dan pemanjangan (elongasi) bioplastik sesuai kualitas SNI serta kemampuan bioplastik ini dapat terurai (biodegradable) dalam waktu yang relatif singkat. Penelitian ini berlangsung dari tanggal 26 Juli-30 September 2021 di laboratorium FKIP KIMIA Universitas Nusa Cendana Kupang dan Laboratorium Biologi SMAS Katolik Regina Pacis Bajawa. Metode penelitian yang digunakan Melt Intercalation dengan sedikit inovasi penambahan asam sitrat dengan variasi pada filler clay dan chitosan yaitu 0,2gr, 0,4gr, 0,8gr, dan 1,0gr. Metode pengolahan data secara kualitatif dan kuantitatif berdasarkan hasil penelitian. Data yang diperoleh kemudian dianalisis bentuk fisik dan kemampuan biodegradable, kemudian dilakukan uji kuat tarik dan persen pemanjangan menggunakan persamaan fisika. Hasil penelitian pada filler clay 0,4gr yang menunjukkan bentuk fisik permukaan halus dan tidak retak. Hasil uji tarik yang terbaik diperoleh pada sampel clay 0,4gr, dengan kekuatan tarik 4N = 37,5MPa. Hasil uji tarik ini sesuai SNI dimana nilai kuat tarik berkisar 24,7-302MPa. Persen pemanjangan pada semua variasi filler clay maupun chitosan memenuhi kriteria SNI dimana nilai persen pemanjangan berkisar 21-220% dan tertinggi persen elongasi terdapat pada chitosan 0,4gr dengan nilai pemanjangan adalah 150%. Hasil uji penguraian bioplastik melalui metode perendaman sampel dalam aquades selama 48 jam, diperoleh hasil adanya penurunan berat bioplastik akibat aktivitas mikroorganisme.