Penggunaan Enzim Papain dari Carica Papaya dalam Kosmetik Sebagai Antiinflamasi: Studi Bibliometrik

Main Article Content

Putu Mas Dyani Dewi
Universitas Udayana, Indonesia
Nyoman Adinda Triana Putri Patra
Universitas Udayana, Indonesia
Ni Putu Arya Krisna Dewi
Universitas Udayana, Indonesia
Anak Agung Ngurah Gede Aditya Ninjaya
Universitas Udayana, Indonesia
Ni Kadek Santi Maha Dewi
Universitas Udayana, Indonesia

Papain adalah enzim protease yang diekstrak dari Carica papaya L. dan dikenal memiliki aktivitas anti-inflamasi dan antioksidan. Pemanfaatannya dalam bidang kosmetik sebagai agen anti-inflamasi alami semakin berkembang. Penelitian ini bertujuan menganalisis tren publikasi ilmiah terkait penggunaan enzim papain dalam kosmetik sebagai anti-inflamasi dengan pendekatan bibliometrik. Data dikumpulkan dari Google Scholar menggunakan kata kunci “papain”, “carica papaya”, “anti inflammatory”, dan “cosmetic formulation” pada periode 2017–2025. Artikel disaring menggunakan Publish or Perish dan dikelola melalui Mendeley, kemudian dianalisis menggunakan VOSviewer dalam bentuk visualisasi network, overlay, dan density. Hasil analisis menunjukkan terdapat 4 klaster dengan total 38 kata kunci utama yang saling berkaitan. Visualisasi network menampilkan keterkaitan topik seperti “inflammatory”, “carica papaya”, dan “cosmetic formulation” yang mendominasi literatur. Visualisasi overlay menunjukkan pergeseran fokus dari studi farmakologi dasar ke arah formulasi kosmetik aplikatif dalam beberapa tahun terakhir. Visualisasi density mengidentifikasi topik dengan frekuensi tinggi, seperti “inflammatory” dan “application”, yang menjadi pusat perhatian penelitian. Secara geografis, Amerika Serikat dan Inggris mendominasi jumlah publikasi, didorong oleh minat tinggi terhadap bahan aktif alami dalam kosmetik. Studi ini menyimpulkan bahwa papain memiliki potensi signifikan sebagai bahan aktif dalam formulasi kosmetik anti inflamasi. Diperlukan penelitian lebih lanjut dengan cakupan data yang lebih luas dan analisis kolaboratif untuk mendukung pengembangan produk berbasis papain di masa mendatang.


Keywords: papain, carica papaya, anti-inflamasi, formulasi kosmetik