Peningkatan Kinerja Produksi Melalui Pengukuran dan Analisis Overall Equipment Effectiveness (OEE)
DOI:
https://doi.org/10.46799/arl.v9i10.3054Keywords:
OEE, Efektivitas Mesin, Manufaktur, Lean Production, Perbaikan BerkelanjutanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja mesin produksi melalui pengukuran Overall Equipment Effectiveness (OEE) guna mengidentifikasi area perbaikan dalam proses manufaktur. Penelitian dilakukan pada lini produksi warehouse industri manufaktur komponen otomotif menggunakan pendekatan kuantitatif studi kasus dengan metode observasi dan pencatatan data operasional selama periode satu bulan. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif terhadap data operasional mesin, tiga komponen utama OEE --- Availability, Performance, dan Quality --- diukur dan dianalisis. Studi dilakukan pada proses unboxing parts di warehouse perusahaan manufaktur komponen otomotif. Hasil menunjukkan nilai OEE rata-rata sebesar 61%, lebih rendah dari standar world class (85%). Komponen availability tercatat 70%, performance 90%, dan quality 98%. Faktor utama penyebab rendahnya efektivitas adalah waktu henti tidak terencana dan kecepatan produksi aktual yang lebih rendah dari standar. Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi manajemen dalam merancang strategi perbaikan berkelanjutan dan optimalisasi utilisasi aset produksi.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Baron Baron

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





