Pengaruh Jumlah Mata Pisau pada Mesin Portabel Pencacah Pelepah Sawit Terhadap Hasil Pencacahan
DOI:
https://doi.org/10.46799/arl.v9i5.2965Keywords:
pelepah sawit, mesin pencacah portabel, pencacahan organik, efisiensi penguraian, perkebunan kelapa sawitAbstract
Pelepah sawit utuh lambat terurai, sehingga diperlukan mesin pencacah portabel untuk mempercepat proses pengomposan. Penelitian sebelumnya menggunakan pisau axial 18 buah namun memiliki kelemahan efisiensi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konfigurasi optimal jumlah dan kerapatan pisau untuk meningkatkan efisiensi pencacahan. Penelitian ini menguji variasi mata pisau (2, 3, 4) dan kerapatan (10, 20, 30 mm) dengan kecepatan 3000 rpm, mengukur efisiensi, kapasitas, dan ukuran cacahan. Konfigurasi 3 pisau dengan kerapatan 10 mm menghasilkan efisiensi tertinggi (93%), kapasitas 109,449 kg/jam, dan 82,79% cacahan <2 cm. Desain ini meningkatkan kinerja mesin secara signifikan dengan biaya rendah. Saran untuk penelitian selanjutnya meliputi modifikasi corong masuk dan pengujian bahan baku basah/kering.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Refel Minoc Fahlevi, Dody Yulianto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





