Hubungan Subjek Diabetes Melitus Dan Non-Diabetes Melitus Dengan Kesintasan Penderita Penyakit Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisis

Authors

  • Fitrawan Pandabo Universitas Khairun
  • Muhamad Taha Albaar Universitas Khairun
  • Husain Assagaf Universitas Khairun

DOI:

https://doi.org/10.46799/arl.v9i5.2955

Keywords:

Diabetes Melitus, Kesintasan, Penyakit Ginjal Kronik, Maluku Utara

Abstract

Latar Belakang. Kejadian penyakit ginjal kronik (PGK) mencapai 800 juta penderita (>10%) populasi manusia di dunia. Diabetes melitus (DM) merupakan komorbid yang sangat mempengaruhi progresifitas PGK. Penyakit ginjal akibat diabetes dilansir sebagai penyumbang penderita PGK yang menjalani hemodialisis. Penelitian ini belum pernah dilakukan di Ternate, Maluku Utara. Tujuan. Untuk mengetahui hubungan antara DM dengan kesintasan penderita PGK yang menjalani hemodialisis. Metode: Jenis penelitian ini yaitu analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Hasil. Dari 145 sampel, didapatkan jenis kelamin terbanyak pada laki-laki sebanyak 76 orang (52,4%), usia tertinggi 55-64 tahun sebanyak 53 orang (36,6%), komorbid terbanyak pada kategori non diabetes melitus sebanyak 108 orang (74,5%). Terdapat perbedaan persentase kesintasan <1 tahun dimana kelompok tertinggi yaitu diabetes melitus sebesar 51,4% dan meningkat pada kesintasan <4 tahun sebesar 97,3%. Terdapat hubungan secara statistik antara subjek diabetes melitus dan non diabetes melitus dengan kesintasan 4 tahun penderita PGK yang menjalani hemodialisis berdasarkan Fisher Exact Test (p-value=0,044; OR=7,20; CI=0,926-55,953). Simpulan. Terdapat hubungan antara subjek diabetes melitus dan non diabetes melitus dengan kesintasan penderita PGK yang menjalani hemodialisis.

Downloads

Published

2025-06-04

Most read articles by the same author(s)