PERBEDAAN KADAR HEMOGLOBIN SEBELUM DAN SESUDAH HEMODIALISA PADA PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIK DI RSUD DR. H. CHASAN BOESOIRIE

Authors

  • Ariel Surya Paramitha Universitas Khairun Ternate
  • Abd. Hakim Husen Universitas Khairun Ternate
  • Thoha Muhajir Albaar Universitas Khairun Ternate

DOI:

https://doi.org/10.46799/arl.v9i5.2953

Keywords:

Hemoglobin, Hemodialisa, Penyakit Ginjal Kronik

Abstract

Latar Belakang: Penyakit ginjal kronik merupakan suatu gangguan pada organ ginjal yang dapat ditandai dengan abnormalitas stuktur ataupun fungsi ginjal yang berlangsung lebih dari 3 bulan. Prevalensi tertinggi di Indonesia berada di wilayah Maluku utara dengan presentase 0,56%. Tujuan: mengetahui perbedaan kadar hemoglobin sebelum dan sesudah hemodialisa pada pasien penyakit ginjal kronik di RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie. Metode: deskriptif analitik dengan desain penelitian cross sectional. Penelitian ini menggunakan rekam medik dengan teknik total sampling. Hasil: sampel yang didapatkan yaitu 20 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Nilai rerata kadar hemoglobin sebelum hemodialisa adalah 8.665 g/dl, sedangkan nilai rerata sesudah hemodialisa adalah 8.580 g/dl. Simpulan: tidak memiliki perbedaan yang bermakna antara kadar hemoglobin antara kadar hemoglobin sebelum dan sesudah hemodialisa pada pasien penyakit ginjal kronik di RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie.

Downloads

Published

2025-06-04

Most read articles by the same author(s)