Hubungan Tingkat Pengetahuan, Personal Hygiene, Dan Status Gizi dengan Kejadian Skabies Pada Anak Remaja di Panti Asuhan Nurul Jannah NW Ampenan dan Panti Asuhan Dharma Laksana

Main Article Content

I Gede Kevin Hindu Dharmawan
Mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar
Made Ayu Mirah Wulandari
Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar
Rozikin Rozikin
Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar
Icha Aisyah
Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar

Skabies sering terjadi pada sekelompok orang yang tinggal bersama pada lingkungan dengan sanitasi buruk, terutama di daerah kumuh, pada kaum marginal seperti penghuni panti asuhan, penghuni penjara dan penghuni pondok pesantren. Penyakit ini paling tinggi terjadi di negara-negara tropis yang merupakan negara endemik penyakit Skabies. Apabila penyakit skabies ini tidak segera ditangani dengan baik, maka penyakit skabies akan mengakibatkan komplikasi berupa Impetigo dengan lesi (eritema, furunkulosis atau selulitis), Insomnia, dan infeksi sekunder (pioderma). Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik observasional dengan menggunakan rancangan penelitian cross sectional study. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Penelitian ini dilaksanakan di Panti Asuhan Nurul Jannah Nw dan Panti Asuhan Dharma Laksana, Kota Mataram. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji chi-square. Batas nilai signifikansi adalah p-value <0,05. Hasil penelitian ini karakteristik responden sebagian besar didominasi oleh anak remaja usia 13-14 tahun, jenis kelamin laki-laki dan pendidikan SMP.  Pada analisis bivariat didapatkan hasil masing-masing variabel (p-value <0,05) dengan nilai  hubungan tingkat pengetahuan dengan skabies (0,0001), hubungan personal hygiene dengan skabies (0,0001), hubungan status gizi dengan skabies (0,0001), Untuk hasil analisis uji korelasi personal hygiene dengan skabies menggunakan Rank Spearman didapatkan kekuatan korelasi yang kuat, dengan nilai 0,590. Sedangkan untuk hasil analisis uji korelasi status gizi dengan skabies menggunakan Rank Spearman didapatkan kekuatan korelasi yang cukup, dengan nilai 0,508. Berdasarkan hasil uji statistik yang dilakukan, terdapat hubungan  antara tingkat pengetahuan, personal hygiene, dan status gizi terhadap skabies  pada Anak Remaja di Panti Asuhan Nurul Jannah Nw Ampenan dan Panti Asuhan Dharma Laksana


Keywords: tingkat pengetahuan, personal hygiene, status gizi, skabies