Revitalisasi Bahasa Daerah Melalui Tradisi Batuter dengan Metode Imitasi Model pada Pembelajaran Muatan Lokal: Upaya Meningkatkan Penguasaan Bahasa Ibu di Kelas V SD Negeri I Tepas

Main Article Content

Faridah Faridah
a:1:{s:5:"en_US";s:41:"Esa Unggul University, Jakarta, Indonesia";}

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penguasaan bahasa ibu siswa, khususnya bahasa daerah Sumbawa (dialek Taliwang), melalui kegiatan budaya batuter sebagai strategi revitalisasi bahasa daerah di sekolah dasar. Dalam dua siklus pembelajaran Muatan Lokal, data dikumpulkan dengan metode simak dan dianalisis menggunakan teknik imitasi model. Hasil menunjukkan peningkatan penguasaan bahasa ibu sebesar 12%, dari 69% pada siklus I menjadi 81% pada siklus II, sementara ketuntasan belajar meningkat 45%, mencapai 90% pada siklus II. Data tersebut memenuhi indikator keberhasilan sebesar 80%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi batuter dengan metode imitasi model dapat meningkatkan penguasaan bahasa ibu siswa, khususnya bahasa Samawa. Hal ini sejalan dengan upaya revitalisasi bahasa daerah, seperti yang diadvokasi oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Peningkatan penguasaan bahasa ibu melalui tradisi batuter diharapkan dapat memperkuat upaya pelestarian dan revitalisasi bahasa Samawa, terutama dialek Taliwang.


Keywords: Gaya Kepemimpinan, Budaya Kerja, Komitmen, Organisasional, Motivasi Kerja