Performa Guru : Sertifikasi dan Gender Study Ex Post Facto di Sindang Bareng Bogor

Main Article Content

Suhardin Suhardin
Universitas Ibnu Chaldun (UIC) Jakarta
Ahmad Hunen
Sekolah Tinggi Publikasi Thawalib Jakarta, Indonesia
Erwina Erwina
Universitas Ibnu Chaldun (UIC) Jakarta, Indonesia

Penelitian bertujuan untuk mengetahui : pertama, perbedaan performa guru yang sudah bersertifikat pendidik dan yang belum bersertifikat pendidik. Kedua, perbedaan performa guru yang male dan female. Ketiga, interaksi antara sertifikasi pendidik dengan gender pada responden penelitian. Keempat, perbedaan performa male dan female pada guru yang bersertifikasi pendidik dan kelima, perbedaan performa male dan female pada guru yang belum bersertifikasi pendidik. Dilakukan di Sindang Barang Bogor pada dua puluh empat responden guru Sekolah Dasar dua belas yang bersertifikasi pendidik dan dua belas yang belum besertfikasi pendidik, dua belas yang male dan dua belas yang female. Penelitian menghasilkan temuan, pertama, bahwa tidak terdapat perbedaan performa yang signifikan dari guru yang bersertifikat dan yang belum bersertifikat. Kedua tidak terdapat perbedaan performa yang signifikan antara male dan female. Ketiga, terdapat interaksi yang sangat signifikan antara sertifikasi pendidik dengan gender. Keempat, performa male lebih tinggi dari female pada kelompok guru yang bersertifikat. Kelima, performa female lebih tinggi dari male pada guru yang belum bersertifikat pendidik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini kuantitatif dengan model ex post facto. Peneliti menyimpulkan bahwa performa female lebih baik dari male dalam suasana normal, tanpa intervensi dan tekanan. Male bekerja dengan performa tinggi dibawah intervensi berupa penghargaan, pengawasan, dan bimbingan. Sertifikasi perlu dioptimalisasi dalam bentuk pembinaan, peningkatan dan pengawasan. Jangan terpaku pada adminstratif, pelaporan kinerja yang banyak dipalsukan.      


Keywords: Performa, Guru, Gender