How to cite:
Safitri, Yolanda Rizqi (2022). Perancangan sistem informasi penjualan pakaian berbasis website
menggunakan metode Agile pada Toko Stand for Woman. Action Research Literate, 6(1).
https://doi.org/10.46799/arl.v6i2.116
E-ISSN:
2721-2769
Published by:
Ridwan Institute
Action Research Literate
Vol. 6 No. 2, Juli 2022
p-ISSN : 2613-9898 e-ISSN : 2808-6988
Sosial Pendidikan
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENJUALAN PAKAIAN BERBASIS
WEBSITE MENGGUNAKAN METODE AGILE PADA TOKO STAND FOR WOMAN
Yolanda Rizqi Safitri, Kartini
Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Esa Unggul, Jakarta, Indonesia
Email: ysafitri253@gmail.com, kartini@esaunggul.ac.id
INFO ARTIKEL
ABSTRAK
Diterima
1 Juli 2022
Direvisi
10 Juli 2022
Disetujui
28 Juli 2022
Toko Stand For Woman merupakan toko yang melayani penjualan pakaian
wanita secara eceran (retail) atau grosir. Kegiatan pelayanan kepada pelanggan
saat ini dilakukan secara offline dan menggunakan aplikasi whatsapp.
Pelayanan secara offline memiliki keterbatasan waktu buka toko dan
mengharuskan pelanggan datang ke lokasi toko. Pada masa pandemi tingkat
kunjungan pelanggan berkurang. Sedangkan pelayanan secara whatsapp
terbatas secara informasi, karena pelanggan harus bertanya ketersediaan stok,
warna dan model. Selain itu pencatatan bisnis di Toko masih menggunakan
buku, sehingga data tidak terintegrasi dan beresiko terjadinya kesalahan
pencatatan. Penelitian ini memberikan solusi rancang bangun sistem penjualan
online dengan metode agile yang dikembangkan dengan extreme programming.
Sedangkan analisa sistem dilakukan dengan menerapkan metode Performance
Information Economics Control Efficienty Service (PIECES). Hasil penelitian
diharapkan dapat membantu toko untuk memiliki sistem yang terintegrasi,
sehingga dapat meningkatkan omset penjualan dan pelayanan kepada
pelanggan.
ABSTRACT
Stand For Woman is a store that sells women's clothing in retail or wholesale.
Service activities to customers are currently carried out offline and using the
WhatsApp application. Offline services have limited store opening times and
require customers to come to the store location. During the pandemic, customer
visits are reduced. WhatsApp services are limited in information, because
customers must always provide stock, colors and models. In addition to
business records, the store still uses books, so data is not integrated and
endangers recording errors. This research provides an online sales system
design solution using agile methods developed with extreme programming.
While the system analysis is carried out by applying the Performance
Information Economics Control Efficienty Service (PIECES) method. The
results of the study are expected to help stores to have an integrated system, so
as to increase sales turnover and service to customers.
Kata Kunci:
Sistem Penjualan,
Extreme
Programming,
Agile, PIECES
Keyword: Sales
System, Extreme
Programming,
Agile, PIECES
Pendahuluan
Perkembangan teknologi dan persaingan
dalam dunia bisnis, mendorong para pelaku
bisnis dan usaha untuk dapat beradaptasi dan
mengikuti perubahan. Salah satu perkembangan
teknologi yang semakin maju adalah
perkembangan internet diberbagai belahan dunia
(Setiawan, 2018). Dengan menggunakan
internet, perusahaan dapat dengan mudah
melakukan transaksi penjualan atau melakukan
bisnisnya dengan mudah (Reza, 2016; Yustiani
& Yunanto, 2017). Dalam hal ini, menyatakan
Yolanda Rizqi Safitri, Kartini
6 Action Research Literate, Vol. 6 No. 2, Juli 2022
78
bahwa semua transaksi bisnis dapat dilakukan
tanpa perlu melakukan transaksi yang melibatkan
kontak fisik secara langsung atau tanpa harus
bertatap muka.
Penggunaan teknologi internet diharapkan
dapat memberikan manfaat yang besar terhadap
dunia bisnis yang kompetitif (Ridwan et al.,
2018; Wibowo, 2014) karena penggunaan
teknologi internet saat ini sangat cepat dan
berpengaruh dalam persaingan bisnis yang kian
hari terasa ketat dan keras (Chakti & Saleh,
2021). Salah satu jenis implementasi teknologi
dalam hal meningkatkan persaingan bisnis
adalah dengan menggunakan sistem penjualan
untuk memasarkan berbagai macam produk dan
jasa, baik dalam bentuk fisik maupun digital
(Risald, 2021).
Perkembangan dan pertumbuhan teknologi
informasi yang sangat pesat memberikan dampak
positif bagi perusahaan yang bergerak dalam
bidang industri, penjualan dan jasa (Kamal &
Widjajanto, 2017). Keberadaan teknologi
informasi juga semakin mempengaruhi
kehidupan manusia dalam kebutuhannya. Salah
satunya ialah penggunaan teknologi media sosial
yang mengalami peningkatan yang sangat
signifikan, dimana Indonesia menduduki
peringkat keempat di dunia dengan pertumbuhan
pengguna internet. Meningkatnya pengguna
internet memberikan kontribusi bagi
pertumbuhan teknologi media sosial dalam
pencarian informasi, mereka akan mencari
melalui jalur online lainnya, misalnya katalog,
website, atau melalui mesin pencari (Liansari &
Nuroh, 2018). Proses pencarian informasi adalah
komponen signifikan dari perilaku pembelian
konsumen secara online (Rachman & Syarifudin,
2019).
Sistem penjualan adalah bagian yang
penting dalam pengoperasian suatu perusahaan,
baik perusahaan manufaktur maupun perusahaan
dagang (Sambuaga, 2013; Tamodia, 2013).
Pembuatan atau pengaturan sistem penjualan
berpengaruh pada tingkat penerimaan
pendapatan perusahaan (Arianti & Ashari, 2018).
Oleh karena itu perusahaan harus benar-benar
mengawasi dan mengendalikan kegiatan
penjualan dengan menerapkan suatu sistem yang
memadai, sehingga target penjualan tercapai.
Penjualan pakaian secara online
merupakan salah satu perdagangan yang sangat
populer pada saat ini (Carolina & Rusman,
2019). Selalu ada pelanggan yang menanyakan
perihal website untuk melihat pakaian ataupun
membelinya sesuai keinginan mereka dengan
mengikuti perkembangan tren pakaian yang
begitu berkembang dengan cepat seperti yang
terjadi di Toko Stand For Woman. Selain itu,
masa pandemi COVID-19 menyebabkan
aktivitas masyarakat untuk berbelanja secara
offline semakin berkurang (Orinaldi, 2020),
sehingga menyebabkan penurunan pengunjung
yang datang ke Toko Stand For Woman.
Toko Stand For Woman merupakan
sebuah toko yang melayani penjualan pakaian
wanita secara eceran dan partai besar (grosir)
kepada reseller. Bentuk pelayanan kepada
pelanggan saat ini dilakukan secara offline
dengan cara datang ke toko atau melalui
whatsapp untuk mendapatkan informasi produk
dan melakukan pemesanan produk. Pelayanan
secara offline atau Whatsapp terbatas secara
informasi, sehingga pelanggan harus bertanya
seperti harga, model dan stok yang tersedia. Hal
ini menyebabkan staff penjualan harus cek data
yang tercatat di buku catatan. Pencatatan di buku
catatan juga beresiko terjadinya kelalaian staff
yang tidak mencatat perubahan nilai stok,
sehingga nilai stok pada buku catatan tidak
sesuai dengan jumlah barang secara fisik.
Sementara itu, untuk meningkatkan
pelayanan dan kepercayaan pelanggan kepada
Stand For Woman memerlukan media khusus
untuk mempromosikan produk-produknya,
proses pemesanan menjadi lebih singkat dan
transaksi dapat direkap secara otomatis dan
efisien, pelangga juga dapat langsung melakukan
pemesanan tanpa harus bertanya terlebih dahulu
dan datang langsung ke toko. Berdasarkan pada
permasalahan-permasalahan yang telah
dipaparkan, maka diperlukan sebuah Website
berbasis toko online yang tentunya akan
Perancangan Sistem Informasi Penjualan Pakaian Berbasis Website Menggunakan Metode Agile pada
Toko Stand For Woman
Action Research Literate, Vol. 6 No. 2, Juli 2022 5
79
menambah penjualan dan nilai kepercayaan
pelanggan tentang toko Stand For Woman.
Dalam hal ini peneliti memilih salah satu
metode yaitu metode Agile Development dengan
Jenis pengembangan yang digunakan adalah
Extreme Programming (XP) karena merupakan
sebuah pengembangan perangkat lunak yang
cepat dan sesuai dengan kebutuhan studi kasus.
Sedangkan untuk analisa kebutuhan sistem
menggunakan metode Performance Information
Economics Control Efficienty Service (PIECES).
Metode PIECES digunakan untuk mengetahui
kebutuhan fungsional sistem.
Berdasarkan permasalahan tersebut
penulis tertarik untuk melakukan suatu penelitian
mengenai perancangan sistem informasi
penjualan berbasis website sebagai solusi dari
masalah tersebut dan diharapkan dapat mengatasi
masalah di atas dengan mengambil judul
“Perancangan Sistem Informasi Penjualan
Pakaian Berbasis Website Menggunakan Metode
Agile pada Toko Stand For Woman”.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
merancang bangun sistem penjualan online di
Toko Stand For Woman sehingga menjadi media
promosi dan pelayanan penjualan kepada
pelanggan di masa pandemi, serta merancang
bangun sistem yang dapat membantu pemilik
melakukan monitoring stok dan mendapatkan
laporan penjualan secara real time.
Metode Penelitian
Penelitian ini dilakukan dengan bantuan
Agile Software Developmet jenis Extreme
Programming. Extreme Programming dipilih
karena pada penelitian ini menggunakan
orientasi berbasis objek yang sesuai dengan
kebutuhan studi kasus. Tahap kegiatan yang
dilakukan berdasarkan metode agile extreme
programming adalah sebagai berikut.
A. Perencanaan
Tahap awal penelitian dilakukan dengan
mendeskripsikan kebutuhan-kebutuhan
fungsional sistem berdasarkan latar belakang
permasalahan yang telah diidentifikasi.
Berdasarkan perumusan masalah, maka
penelitian ini memberikan solusi berupa Sistem
Informasi Penjualan Pakaian Berbasis Website
Menggunakan Metode Agile pada Toko Stand
For Woman.
B. Design
Pada tahap ini dilakukan pembuatan
desain sistem yang diusulkan pada penelitian ini
dengan menggunakan diagram Unified
Modelling Language (UML). Diagram UML
medeskripsikan aktor atau pengguna sistem,
hubungan aktor dengan sistem, alur fungsional
sistem dan hubungan antar obyek di sistem. Pada
tahap ini juga dilakukan desain tampilan
antarmuka sistem dan desain database sistem
dengan menggunakan diagram Conseptual Data
Model (CDM) dan Physical Data Model (PDM).
C. Coding
Tahap pembuatan sistem berdasarkan
desain yang telah dibuat. Kegiatan coding pada
penelitian ini menggunakan bahasa
pemprograman PHP Framework Codeigneiter
dengan database MYSQL.
D. Testing
Tahap pengujian fungsional sistem yang
telah dibuat untuk memastikan kesesuaian
dengan desain sistem. Metode yang digunakan
pada tahap testing adalah blackbox testing.
Metode blackbox testing menerapkan skenario
pengujian sebagai kerangka kegiatan pengujian.
Dengan adanya skenario pengujian, penguji
dapat melakukan pengujian secara strukturan dan
tepat sasaran.
Penelitian dilakukan pada toko
Fashion/Pakaian Stand For Woman yang terletak
di Taman Ratu Indah Blok AA-2 No.29A, Kel,
RT.14/RW.7, Kedoya Utara, Kec. Kebon Jeruk,
Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota
Jakarta 11510.
Pada tahap ini dilakukan kegiatan
pengumpulan data sebagai pendukung pada saat
melakukan desain sistem. Kegiatan pengumpulan
Yolanda Rizqi Safitri, Kartini
6 Action Research Literate, Vol. 6 No. 2, Juli 2022
78
data secara kualitatif yang dilakukan pada
penelitian ini adalah sebagai berikut.
A. Observasi
Observasi dilakukan dengan datang
langsung ke Toko Stand For Woman untuk
mengetahui proses bisnis yang dilakukan, data-
data yang digunakan dan cara mengolah data
yang diterapkan saat ini.
B. Wawancara
Kegiatan wawancara dilakukan kepada
pemilik Toko Stand For Woman terkait proses
bisnis yang berjalan, permasalahan yang terjadi
pada tata cara pengolahan data dan pelayanan
kepada pelanggan dan solusi yang diharapkan
oleh pemilik toko yang bisa diterapkan melalui
implementasi sistem yang diusulkan pada
penelitian ini.
C. Studi Pustaka
Studi pustaka menjadi dasar untuk
mendapatkan referensi pembuatan sistem yang
sejenis. Sumber pustaka yang digunakan pada
penelitian ini didapatkan dari jurnal penelitian
dan buku literatur yang sesuai dengan topik
penelitian.
Analisis kelemahan sistem yang ada saat
ini menggunakan metode PIECES, yaitu
menguraukan kondisi berdasarkan indikator
performance, information, economic, control,
efficiency dan services.
Hasil dan Pembahasan
A. Hasil Implementasi Halaman Home
Halaman home tampil saat sistem
dijalankan. Pada halaman ini ditampilkan list
data produk yang dijual oleh Toko, sehingga
pengguna dapat melihat detail produk. Agar
lebih menarik, sistem dilengkapi dengan slide
banner yang menampilkan data-data produk.
Menu bagian atas terdapat akses untuk ke
halaman login dan cart atau keranjang belanja.
Menu cart atau keranjang belanja berisikan
produk yang telah dipilih dan siap untuk diorder.
Tampilan halaman home dapat dilihat pada
gambar 1.
Gambar 1. Halaman Home
B. Hasil Implementasi Halaman Detail
Produk
Halaman detail produk menampilkan
informasi spesifikasi produk yang dijual. Pada
halaman ini pengguna dapat membaca
keterangan produk yang tersedia. Apabila
pengguna tertarik, dapat tekan tombol add to
chart agar tersimpan di keranjang belanja.
Tampilan halaman detail produk dapat dilihat
pada gambar 2.
Gambar 2. Halaman Detail Produk
C. Hasil Implementasi Halaman Login
Halaman login tampil saat pertama kali
pengguna membuka sistem. Pada halaman ini
pengguna wajib menginputkan data username
dan password yang dimiliki, agar sistem dapat
melakukan validasi hak akses pengguna. Apabil
80
Perancangan Sistem Informasi Penjualan Pakaian Berbasis Website Menggunakan Metode Agile pada
Toko Stand For Woman
Action Research Literate, Vol. 6 No. 2, Juli 2022 5
79
data username dan password sudah diinput,
pengguna dapat tekan tombol “Sign In”, agar
sistem menjalankan proses validasi data login.
Bagi pengguna yang belum memiliki akun, maka
dapat tekan link sign up di bagian bawah tombol
sign in. Tampilan halaman login dapat dilihat
pada gambar 3.
Gambar 3. Halaman Login
D. Halaman Register
Halaman register dapat dapat diakses
melalui link sign up yang ada di halaman login.
Pada halaman ini tampil kolom isian nama
pengguna, username dan password yang
dikehendaki. Pengguna wajib mengisi seluruh
data agar dapat melakukan proses registrasi.
Tampilan halaman register dapat dilihat pada
gambar 4.
Gambar 4. Halaman Register
E. Hasil Implementasi Halaman Produk
Halaman produk menampilkan list data
produk yang sudah diinputkan ke dalam sistem.
Pada halaman ini, pengguna yang memiliki hak
akses sebagai administrator dapat melakukan
tambah data, rubah data dan hapus data produk.
Pada halaman ini juga dapat dilakukan setting
diskon untuk transaksi retail dan grosir. Gambar
5 merupakan tampilan halaman data role.
Gambar 5. Halaman Data Produk
F. Hasil Implementasi Halaman Tambah
Data Produk
Halaman tambah produk menampilkan
kolom isian spesifikasi produk seperti nama
produk, gambar produk, keterangan, satuan dan
harga. Kolom spesifikasi produk wajib diisi agar
data dapat disimpan. Tampilan halaman tambah
data produk dapat dilihat pada gambar 6.
Gambar 6. Halaman Tambah Data Produk
81